5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Seorang Tank

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Seorang Tank
Ormarr

Tank merupakan role yang bisa dibilang krusial dalam sebuah pertandingan. Menjadi seorang Tank, kalian harus siap dengan segala resikonya seperti memulai teamfight, melindungi tim, hingga siap mati demi melindungi hero kawan.

Bermain sebagai Tank, juga bukan hal yang mudah seperti kata kebanyakan orang “Tank tinggal buka war terus mati”. Tank harus mampu mengontrol lawan agar tidak memberikan damage pada Glass Cannon (Damage Dealer) timnya. Selain itu, seorang Tank harus bisa membuat tim musuh berada dalam keadaan Crowd Control (CC)-Lockdown agar timnya dapat memberikan damage sebanyak mungkin.

Maka dari itu, jika kalian ingin menjadi Tank yang baik bagi tim kalian, Hasagi punya beberapa pantangan yang harus dihindari oleh seorang Tank, apa saja hal tersebut? Mari kita simak bersama-sama.

1. Bermain dengan Mindset Mencari Kill


Superman

Tugas seorang Tank adalah menerima damage dari musuh sebanyak mungkin untuk mengalihkan serangan musuh dari timnya. Dengan hal tersebut, seorang tank kemungkinan besar tidak akan mendapat kill kecuali memang diberikan bagian oleh timnnya. Jadi, seorang tank harus bermain dengan pemikiran sebagai pelindung tim.

2. Melakukan Feeding dengan Alasan Berperan Sebagai Tank


Thane

“Gw kan Tank, mati gak masalah dong” Kata-kata tersebut merupakan kata yang sering terlontar saat seorang tank mati karena hal-hal sepele atau karena ceroboh. Tank mungkin diwajibkan untuk menerima damage dari musuh tetapi bukan berarti ia boleh mati terus-menerus layaknya pemain melakukan Intentional Feeding.

Jika seorang Tank mati terus menerus karena engage yang asal-asalan, maka hal tersebut dapat berimbas pada kekalahan bagi tim.

3. Datang Terlambat dalam Teamfight


Arthur Splash Art

Menjadi seorang Tank berarti menjadi seorang pembuka teamfight. Kalian harus bisa berkoordinasi dengan anggota setim kalian jika ingin memenangkan pertempuran.

Jika tim sudah menunjukkan tanda siap melakukan teamfight, maka seorang tank harus langsung memulai teamfight tersebut dan menjadi pemain pertama yang menerima damage dari musuh. Kedatangan Tank yang terlambat bisa membuat tim kalah total saat teamfight karena tidak ada yang menerima damage langsung dari musuh.

4. Memulai Teamfight Lalu Mundur


Toro

Poin ini sangat sering ditemui pada Tank yang bermain di rank bawah. Beberapa dari mereka menganggap Tank sebagai role yang hanya bertugas memulai teamfight dan langsung pergi begitu tim musuh mengunci serangannya pada Tank.

Hal ini membuat peran Tank menjadi tidak berguna karena pada akhirnya, yang menerima damage paling banyak adalah hero kawan yang lain. Jika hal ini terjadi, maka misi kalian sebagai seorang Tank dikatakan gagal dikarenakan hero yang seharusnya menerima damage pada saat war terjadi adalah seorang Tank.

5. Lebih Memilih Membeli Item Damage daripada Item Tank


Divine Firestone Taara

Kalau alasan yang satu ini, sudah tidak perlu perdebatan lagi. Seorang Tank harus membeli item yang membuatnya tahan lebih lama dalam teamfight dan jika bertahan hingga teamfight berakhir, maka itu adalah poin tambahan untuk tim kalian.

Bagi seorang tank, item damage bukanlah prioritas utama melainkan harus membeli item yang bersifat defense. Jika ingin membeli item damage, maka usahakan item tersebut disertai dengan tambahan status yang membuat Tank semakin sulit untuk dibunuh.

==

Kelima hal tersebut adalah tindakan yang tidak boleh dilakukan oleh seorang Tank demi memberikan kontribusi pada tim sesuai dengan perannya. Apakah kalian punya hal lain yang tidak boleh dilakukan oleh seorang Tank? Kalian dapat tulis pada kolom komentar yang disediakan ya…

Suluh Widyotomo

Best Feedlaner INA

Leave a Reply