Perkembangan Pesat Esports di Dunia: Pemain Profesional — Part 1

Perkembangan Pesat Esports di Dunia: Pemain Profesional — Part 1
Players

Hello Challengers!

Pada artikel sebelumnya, Hasagi sempat membahas tentang Perkembangan Pesat Esports di Dunia: Penantang vs Pecundang danTingkatan Organisasi, merujuk pada artikel Hypergrowth E-Sports dari CEO GameGether dan mantan General Manager Apple, Jeff “Suijeneris” Chau.

Untuk pembahasan kali ini, kami akan membahas salah satu elemen yang tak terpisahkan dari esports, yaitu pemain profesional itu sendiri. Mari disimak bersama-sama berikut ini ya!


Professional Players


Timnas Indo

 “Fans make the game special,

but players help make the game reach new heights of inspiration”

Esports tak akan hadir tanpa kehadiran pemain profesional, jadi sebelum kalian menandatangani kontrak, percaya diri dan lakukan negosiasi tentang hal-hal yang layak kalian dapatkan. Sebelum bergabung ke dalam organisasi, terdapat beberapa hal yang harus diketahui, seperti mencari opsi lain dan melakukan konsultasi dengan orang-orang yang memiliki pengalaman lebih di bidang tersebut.

Perlu kalian ingat, organisasi melakukan sebuah bisnis. Mereka akan mengedepankan kepentingan bisnis mereka terlebih dahulu, kecuali kalian memberitahu mereka tentang keinginan pribadi sebelum berkomitmen. Pahami nilai-nilai penting yang ada di dalam diri kalian. Tanpa mengetahui hal-hal yang kalian tawarkan, negosiasi bisa berjalan tidak semestinya dan nilainya akan sangat rendah.

Kalian harus menanyakan hal ini kepada diri sendiri; “Siapa yang diuntungkan dengan adanya kerja sama ini, apakah organisasi, Anda, atau tim? Apakah Anda akan menjadi pemain tetap atau sekadar pengganti? Di mana Anda akan memulai?”

Berikut ini beberapa tips penting untuk pemain profesional di seluruh dunia.

Monthly Prize Pool

Pertama-tama kita bisa melihat dan menjabarkan Prize Pool yang bisa didapatkan para pemain. Mari kita lihat tabel di bawah dan mengasumsikan standar Prize Pool, 80 persen akan dimiliki oleh pemain sedangkan 20 persen sisanya dimiliki oleh organisasi.

prize pool
Note: Asumsi ini berdasarkan Prize Pool turnamen ASL Season II sebesar Rp. 2,6 Miliar.

Ini merupakan cara terbaik untuk melihat pendapatan tim atau pemain apabila berhasil finish di urutan satu ataupun dua dalam sebuah kompetisi. Kalkulasi ini menjadi sangat penting karena jika sebuah organisasi mengontrak pemain terlalu rendah, dan mereka mendapatkan keuntungan dari 20% dari Prize Pool, maka terjadi ketidakseimbangan dan cenderung menguntungkan organisasi saja.

Organisasi yang dikelola secara baik akan mengambil keuntungan tambahan selain dari Prize Pool (seperti Sponsorship: Twitch, Cube TV, Nimo TV, Tamago, dsb). Biasanya sebuah sponsor akan membayar sejumlah dana kepada tim dan meminta para pemain untuk melakukan streaming eksklusif melalui platform yang ditentukan.

“If an org tells you they have to contract you at a lower price so they can break even or make money off the prize pools, don’t contract with them, they have a failing business model and will be insolvent or worst, mess around with your contracts to avoid paying you — like charging you unreasonable contract fees.”

Exposure

Pemain dan juga Game Exposure menjadi sangat penting bagi bagi kedua belah pihak. Organisasi yang baik akan dengan mudah mendapatkan sponsor baru apabila mereka bisa memanfaatkan game besar (contoh: League of Legends, Dota 2, PUBG, Fortnite, Arena of Valor (AOV), Mobile Legends, dsb) dengan pemain-pemain ternama. Apabila pemain tersebut baru saja mendapatkan gelar juara, tentu saja pihak sponsor tak akan ragu untuk melakukan kerja sama. Dengan begitu, pendapatan serta nilai dari tim maupun pemain bisa meningkat dengan signifikan.

Explore Offers

Sebagai pemain profesional, kalian harus terbuka dengan opsi lainnya. Cari dan coba lihat beberapa hal sebelum berkomitmen pada satu organisasi. Sebagai satu gambaran, kalian tentu tak hanya berhenti di satu bengkel untuk memperbaiki kendaraan bukan? Kalian setidaknya harus mengunjungi dua atau lebih bengkel untuk mendapatkan informasi lebih tentang apa yang mereka tawarkan.

Ketika persaingan antara organisasi terjadi untuk mendapatkan Anda, maka kalian melakukan hal yang benar. Setidaknya kalian akan tahu berapa nilai yang ditawarkan untuk bisa mendapatkan jasa Anda. Dari sana, kalian juga bisa melihat organisasi mana yang berusaha merendahkan (memberikan kontrak di bawah kelayakan) atau membayar harga yang cukup mahal.

Ketika perusahaan berani untuk membayar Anda cukup mahal, hal ini juga harus menjadi perhitungan. Apakah harga tersebut sudah sesuai dengan apa yang terjadi di pasar saat ini? Karena apa gunanya kalian dijanjikan nominal yang sangat besar, namun pada prosesnya pembayaran kerap terlambat dan bahkan tidak dibayarkan sama sekali.

==

Nantikan lanjutanya di Part 2 ya!

~Learn Something New Everyday~

A.K.A Montreal. Based on Bekasi and Jakarta. Have a huge interest in MOBA gaming and potential MOBA Analyst. Currently active as Arena of Valor player since it released.

Facebook Twitter LinkedIn Google+ YouTube  

Leave a Reply