Mengenal We Against the World, Tim Esports Reza ‘Arap’ Oktovian

Mengenal We Against the World, Tim Esports Reza 'Arap' Oktovian
We Against the World (WAW)

Halo Challengers,

Tanggal 20 September 2018 lalu merupakan hari bersejarah bagi Reza ‘Arap‘ Oktovian. Bagi kalian yang mungkin belum tahu, Reza Arap merupakan YouTuber ternama di Indonesia dengan jumlah Subscriber 2,3 juta. Ia pernah berkecimpung di dunia Esports dengan membela tim Dota bernama Ombak Net.

Pengalamannya di dunia esports ternyata belum sepenuhnya usai, di mana ia membentuk sebuah tim esports di bawah manajemennya sendiri. Ia membentuk tim bernama “We Against the World” dan menggunakan lambang burung hantu sebagai logo utamanya.

reza

Sejauh ini, tim We Against the World (WAW) memiliki empat divisi tim yaitu Fortnite, Mobile Legends, Player’s UnknownBattleground (PUBG) Mobile, dan Arena of Valor (AOV). Masuknya WAW ke dalam divisi AOV dikarenakan saat ini scene esports AOV tengah menanjak dan cukup banyak di seluruh wilayah Indonesia.

waw

Tim ini sudah memiliki beberapa roster utama, yang ‘mungkin’ akan menjadi fondasi awal tim. Meskipun dibilang belum fix, Hasagi akan membeberkan nama-nama pemain yang masuk ke dalam tim besutan Reza Arab. Check this out guys!

Mustain “Mumuy” Al


mus

Mumuy adalah salah satu pemain yang sempat membela tim EVOS di ASL Season 1. Memiliki kemampuan mekanik dan makroplay yang tinggi, pemuda yang gemar bermain Wiro Sableng ini mengisi role Abyssal Laner di tim WAW. Doi juga memiliki Channel YouTube, dan banyak video Guide yang ia ciptakan untuk para penontonnya.

Muhammad “Naitomea”


Ahmad

Sama seperti Mumuy, mantan pemain EVOS Esports, Ahmad bergabung ke dalam tim We Against the World. Ia memutuskan untuk menggunakan nickname “Naitomea” sebagai awal perjalanan baru di kancah kompetitif Arena of Valor.

Pria berambut gondrong ini dikenal sebagai salah satu Midlaner terbaik di Indonesia dengan skill mekanik di atas rata-rata. Ia juga disebut sebagai pemain Lauriel terbaik di Tanah Air.

Agung “raz0r” Prasetyo


Razor

DS Laner andalan tim WAW ini dulunya pernah membela tim Cakwe. Raz0r sangat ahli bermain hero seperti Airi, Skud, dan Omen. Masih berusia cukup muda, Raz0r mengemban tugas cukup berat sebagai laner yang diwajibkan bisa menjadi Carry di Late Game. Doi juga pernah membela tim CNC yang sempat masuk ke babak terakhir perebutan slot sisa ke ASL Season 2 bersama David NoiA, shoutcaster AOV.

Eka “Raze” Putra


raze

Salah satu pemain berbakat AOV yang akan menjadi Jungler tim WAW adalah Eka “Raze” Putra. Walau namanya tidak begitu dikenal banyak pemain, doi bisa masuk ke skuad bentukan Reza Arap. Hal tersebut membuktikan kualitas dia sebagai Jungler yang patut diperhitungkan.

Akan sangat menarik untuk melihat kiprah pemain ini di kancah kompetitif Arena of Valor Indonesia. Mampukah Raze bersaing dengan pemain lainnya untuk membawa tim WAW ke ASL Season 3?

Stenley “Taxstump” Hermawan


Taxstump

Bagi kalian yang sempat mengikuti esports League of Legends, pasti mengenal nama Stanley “Taxstump” Hermawan. Ia merupakan mantan pemain Jakarta Juggernaut sebelum akhirnya pindah ke Arena of Valor sebagai pemain profesional.

Ia pernah membawa Nova eSports bersama pemain seperti Mars (SES), Hachiman (Headhunters), Phoenix (Rex Regum Qeon), dan MightB (Dunia Games) meraih peringkat 4 Battle of Valor (BOV). Selain itu ia juga sempat membela RRQ di ASL Season 1 dan kini bergabung dengan tim WAW sebagai seorang Observer.

Dengan segala pengalamannya, ia bisa membantu WAW bersaing dengan tim-tim lain di Indonesia dan berlaga di kompetisi teratas AOV.

==

Tim WAW sendiri masih berjuang di ANC Regional Qualifier Offline, mari beri dukungan sebanyak-banyaknya bagi Mumuy dan kawan-kawan untuk bisa berlaga di ASL Season depan!

Martin Pin

"I can show them the way to divinity." - Heize

Leave a Reply