Lore Terbaru Amily Ungkap Pertemuan Pertamanya dengan Violet

Lore Terbaru Amily Ungkap Pertemuan Pertamanya dengan Violet
Amily

Hi Challengers!

Amily merupakan hero terbaru yang dirilis di server luar Arena of Valor (AOV). Kemampuannya sebagai Warrior/Tank ditakuti musuh-musuhnya. Ia dapat memberikan kombinasi damage yang tinggi dan juga sulit untuk ditaklukkan.

Sebelumnya, Hasagi sempat membahas latar belakang Amily yang cukup mengenaskan. Dirinya dipaksa untuk menjadi pembunuh berdarah dingin oleh organisasi Hand of the Shadow. Pada akhirnya, ia pun berhasil melarikan diri dari organisasi tersebut setelah dibantu beberapa rekannya.

Namun, apa yang terjadi setelah ia melarikan diri? Kemana dia pergi? simak cerita lanjutan Amily berikut ini.

Emily-AOV

Setelah melarikan diri, Amily berjalan ke dalam sebuah tenda darurat dan melihat seorang wanita muda berambut hitam pendek, tengah duduk di belakang meja kayu. Wanita tersebut terlihat sedang memegang dokumen di tangannya.

Sepertinya petugas tersebut tengah mengamati aplikasi yang dimiliki oleh Amily; di mana ia melamar untuk menjadi petugas keamanan. Menurutnya, dengan bergabung di dalam divisi tersebut ia bisa menghindari pasukan Hand of the Shadow dengan berbaur di kerumunan pedagang (apalagi kerumunan tersebut berpergian jauh dari Federasi ke Kerajaan Norman).

“Saya tak memiliki kewajiban untuk memberitahu nama saya, tetapi karena ini bagian dari peraturan yang ada, nama saya adalah Violet, mantan komandan Demon Hunters. Silakan duduk,” ujar petugas yang dilihat Amily saat memasuki tenda tersebut.

Violet

Amily pun dengan segera mengambil kursi dan duduk di depan meja dengan badan tegap dan meletakkan tangannya di atas pangkuannya.

“Berdasarkan lamaranmu ini, kamu pernah bertugas di pasukan Federasi, bisakah kamu membertahukan lebih banyak tentang itu?” tutur Violet. The Pistol Assassin membalik dokumen menggunakan jari-jemarinya. Dari gerakan yang dilakukan dan intonasi suaranya, Amily tahu bahwa Violet adalah seorang veteran. Ia pun waspada.

“Saya bertugas sebentar, sekitar lima bulan lebih tepatnya,” jawab Amily dengan lancar, karena ia telah mempersiapkan kebohongan lain. “Selanjutnya saya harus pulang ke rumah untuk mengurus ibu saya; ia sakit dan meninggal beberapa minggu yang lalu,” tambahnya lagi.

Amily berbohong tentang semua informasi tersebut agar lamarannya bisa lolos dan masuk ke dalam kelompok. Dan kebohongan lain tentang “pelatihan militer di Federasi” ini cukup untuk menutupi kemampuan bertarung Amily yang ia dapatkan dari Hand of the Shadow. Durasi singkat (5 bulan) itu juga untuk menutupi kecurigaan orang-orang; di mana kelompok yang ingin ia masuki ini ada kaitannya dengan pemerintahan. Ia tak ingin seseorang menanyakan, “Hei, saya juga dari Federasi, mengapa saya tak pernah melihatmu sebelumnya?”.

“Saya turut berduka cita,” ujar Violet singkat.

Untungnya Violet memercayai kebohongan itu. Itulah kenapa tragedi dalam sebuah cerita digunakan, untuk bisa menarik simpati seseorang dan mengalihkan fokus seseorang.

“Tidak apa-apa,” Amily tersenyum sambil melanjutkan proses wawancaranya.

lore amily 3

“Baiklah, pertanyaan terakhir. Apakah Anda yakin bahwa pelatihan selama 5 bulan di Federasi cukup untuk menjadi petugas keamanan di sini?” tanya Violet kepada Amily.

“Jika Anda mantan komandan Demon Hunters, tentu Anda tahu seperti apa sulitnya latihan tersebut,” Amily berbicara dengan penuh percaya diri sambil mengepalkan tangan kirinya; sebuah kebiasaan yang sudah dimilikinya sejak masih kecil.

Violet merasa suka dengan jawaban yang diberikan oleh Amily, karena setelah melakukan pengecekkan dokumen ia meminta Amily untuk mengikuti tes kebugaran nanti sore. Jika lolos, ia telah memenuhi segala persyaratan untuk bergabung ke dalam kelompok tersebut.

Saat Amily keluar dari dalam tenda, ternyata ia tak tahu alasan sebenarnya mengapa Violet ingin merekrutnya. Salah satu alasan adalah Violet pernah melihat kebiasaan mengepalkan tangan kiri yang baru saja diperlihatkan oleh Amily. Ia melihat hal itu saat melakukan interogasi kepada Quillen.

Saat melakukan pemeriksaan kepada Quillen tentang masalah korupsi, Violet ingat bahwa Quillen melakukan hal serupa (mengepalkan tangan kiri) saat dilemparkan pertanyaan. Tak peduli seberapa keras suara yang dilontarkan, atau berapa kali ia melakukan hal itu, tampaknya Quillen tak sadar akan kebiasaan tersebut, begitu pula dengan Amily.

Mungkin ini sebuah kebiasaan yang langka, atau mungkin ini hanya sebuah kebetulan. Tetapi, bagaimana jika tidak? Ia bertaruh bahwa Amily memiliki hubungan erat dengan Quillen, dan karena itu ia bertaruh bahwa Amily bisa menjadi penghubung antara dirinya dengan kasus tersebut dan membongkarnya. Violet membiarkannya masuk ke dalam perangkap.

Delapan hari setelahnya Violet pergi dalam sebuah perjalanan. Ketika berpergian bersama dengan para pedagang, mereka dihadang oleh sekelompok perampok yang cukup bodoh untuk berurusan dengan kelompok yang dilindungi oleh Violet. Ia hanya menguap dan mengatur posisi nyaman di atas kuda tanpa memberikan arahan atau perintah apa pun.

Violet dengan sengaja melakukan hal tersebut untuk satu tujuan, itu adalah cara dirinya menghemat tenaga dari hal-hal tidak penting. Di sisi lain, ia melihat adanya kesempatan untuk menguji kemampuan petugas keamanan yang baru saja ia rekrut, terutama Amily.

Akan tetapi, ketika ia mengintip ke arah kerumunan pedagang dan pasukan yang tengah bertarung, bayangan dari Amily tak terlihat di mana pun..

==

Kalian bisa melihat beberapa cerita menarik lainnya dari Violet, dan juga spekulasi hubungan di antara Violet, Quillen, dan Amily melalui tautan yang kami berikan.

Playlolindo
Chika

UMU!

Facebook Twitter  

Leave a Reply