Little Valhein Bot: A Fairy Tail

Little Valhein Bot: A Fairy Tail
Valhein Splash Art

Hello Challengers!

Kali ini Hasagi akan membahas sesuatu yang menarik. Hal ini berkaitan dengan kreativitas di mana seorang Challengers dari server luar Indonesia dan juga seorang Redditor bernama superduck12 menceritakan pengalaman bermain di dalam suatu match ke dalam sebuah cerita fantasi yang menarik dan penuh dengan perasaan.

Hasagi telah membantu kalian untuk menerjemahkan cerita yang ditulis superduck12 dalam Bahasa Inggris. Mari disimak.


Little Valhein Bot


little valhein bot

Pada suatu hari, terdapat Big Daddy Crehst yang ingin melindungi Marksman-nya seorang diri dalam sebuah pertempuran. Dalam pertempuran itu, ia melihat Noob Yorn dan Noob Valhein dalam satu tim yang sama, ia pun berkata, “Valhein, kenapa kamu tidak pergi ke Slayer Lane sehingga aku bisa melindungi Noob Yorn dan membantunya menang?” tutur Big Daddy Cresht.

Meskipun begitu, Valhein sama sekali tidak memberikan jawaban apa pun.

Saat melakukan pemilihan hero, Valhein sama sekali tak memberitahu di mana ia akan bermain. Saat memasuki Loading Screen, ia juga bertahan di angka 1 persen. Dari sana Big Daddy Cresht percaya bahwa Noob Valhein sedang dimainkan oleh Bot dan pemainnya AFK.

Cresht Sharkover 800x533

Ketika pertarungan dimulai, Big Daddy Cresht pun memberi tahu Yorn untuk mengisi Slayer Lane, dan membiarkan Little Valhein (Valhein Kecil) untuk mengikutinya. Noob Yorn mengikuti saran Big Daddy Cresht dan mulai melakukan Feeding. Akhirnya, Little Valhein mengikuti Big Daddy Cresht ke manapun ia melangkah, memberikan Stun dan menyerang siapa pun yang mendekat.

Saat terdapat musuh yang berusaha menyerang Little Valhein, Big Daddy Cresht selalu siap dengan Shield yang terbuat dari ikan dan mendorong musuh tersebut menggunakan tombak besarnya. Big Daddy Cresht pun marah melihat pihak musuh mencoba untuk melukai Little Valhein (yang merupakan Bot). Ia tak ingin orang-orang lain tahu bahwa Little Valhein sangat spesial, jadi ia membuat sebuah rencana.

“BLAZE A TRAIL!” teriaknya. Big Daddy Cresht pun berubah menjadi besar, dua kali lipat dari bentuk aslinya dan mendorong Butterfly serta Zanis untuk melarikan diri. Big Daddy Cresht menerkam musuh-musuh yang ada di hadapannya, sementara Little Valhein mengikuti dan memberikan Stun serta Auto Attack. Mereka berhasil membunuh Zanis dan Butterfly serta menghancurkan Tower. Big Daddy Cresht sangat bangga dengan kemampuan Little Valhein.

Valhein Nethra 800x533

Pertandingan pun terus berlangsung, Little Valhein dan Big Daddy Cresht menjelajah ke seluruh Map untuk mendorong Minion Wave dan menghancurkan Tower. Sesekali, Little Valhein bermain terlalu maju dan hampir terbunuh. Namun, Big Daddy Cresht selalu siap melindungi Valhein dalam keadaan apa pun. Kini pertarungan memasuki Late Game, dan musuh mencoba menjebol bagian tengah Base.

Big Daddy Cresht memiliki rencana gemilang dengan Little Valhein dan bersembunyi di dalam Bush. Saat musuh memasuki jarak serang, Little Valhein tanpa ragu menyerang mereka, Big Daddy Cresht pun mengikuti di belakang dan berubah menjadi Monster besar. Keduanya bertarung dengan sangat mengerikan. Satu per satu rekan tim pun mati, hanya menyisakan Little Valhein dan Big Daddy Cresht untuk melawan 4 musuh.

Ketika Big Daddy Cresht mulai kehilangan HP-nya dalam pertarungan, Little Valhein mendapatkan kill demi kill. “An enemy has been defeated, Double Kill, Triple Kill!” Suara tersebut bergema di Horizon Valley.

Meskipun begitu, Butterfly yang menjadi satu-satunya hero tersisa di pihak musuh berhasil membunuh Big Daddy Cresht dan Little Valhein. Di saat yang bersamaan, Big Daddy Cresht melihat sebuah kesempatan untuk memancing amarah musuh. “Kalian baru saja dibunuh (Triple Kill) oleh sebuah Bot,” ujarnya sambil tertawa.

Rekan satu tim dari Big Daddy Cresht dan Little Valhein pun mulai hidup, mereka melakukan satu serangan terakhir ke arah Midlane lawan, dan mereka pun memenangkan team fight terakhir. Saat Big Daddy Cresht menerima semua damage dari lawan dan Tower, Kriknak dan Little Valhein terus melakukan serangan ke arah Base lawan. Tak butuh waktu lama, pertarungan pun berakhir.

valhein bot

Big Daddy Cresht berharap bisa berteman dengan Little Valhein Bot karena bermain sangat baik. Ia merasa bahwa Little Valhein bermain lebih baik dari Valhein-Valhein lain yang pernah ia temui. Akan tetapi, Little Valhein memiliki game lain untuk dimainkan, Support lain untuk diikuti, dan tim lawan untuk dipermalukan. Big Daddy Cresht mengucapkan selamat tinggal dan berenang ke laut unutk mencari petualangan baru.

TAMAT

***

Itulah tadi sepenggal kisah petualangan Big Daddy Cresht dan Little Valhein di Horizon Valley. Untuk para Challengers, semoga dengan membaca artikel ini akan memancing kreativitas kalian untuk membuat cerita-cerita menarik lainnya. Karena setiap petualangan yang kalian lakukan di Horizon Valley bisa memiliki sebuah makna dan cerita yang menarik.

Source: Reddit 

~Learn Something New Everyday~

A.K.A Montreal. Based on Bekasi and Jakarta. Have a huge interest in MOBA gaming and potential MOBA Analyst. Currently active as Arena of Valor player since it released.

Facebook Twitter LinkedIn Google+ YouTube  

Leave a Reply