Belajar Menjadi Shoutcaster AOV — Part 1

Belajar Menjadi Shoutcaster AOV — Part 1
Shoutcasting Part 1 FI

Hello Challengers!

Kalian pasti mengenal istilah Shoutcaster dalam dunia Arena of Valor. Shoutcaster, merupakan orang-orang yang mengomentari dan menganalisa jalannya sebuah pertandingan. Ia merupakan bagian penting yang membuat Esports Arena of Valor menjadi lebih menarik.

Di Indonesia, terdapat beberapa Shoutcaster AOV yang sudah tidak asing lagi seperti Rizuki Amane, Viscaloid, Adji Sven, David Ryan Noia, dan masih banyak lagi. Untuk menjadi seorang Shoutcaster tidaklah mudah, butuh beberapa proses tahap belajar yang tentunya memakan waktu lama.

Pada kesempatan kali ini, Hasagi ingin memberikan beberapa tips dan trik seputar ilmu Shoutcasting (komentator pertandingan Esports) yang tersaji pada Part 1. Yuk, kita langsung saja masuk ke pembahasannya.

Shoutcasting


Shoutcaster

Shoutcasting merupakan kegiatan yang dilakukan oleh seorang Shoutcaster (komentator pertandingan Esports) dalam mengomentari sebuah pertandingan. Shoutcaster sendiri memiliki beberapa tipe:

  • Play by Play (PBP) Caster / Main Caster

Tugas dari Main Caster adalah untuk menceritakan apa yang terjadi di dalam Game, menangkap momen-momen penting secara naratif maupun memberikan energi, dan dapat memberikan kegembiraan (Hype) terhadap kejadian penting seperti saat team fight. Kemampuan berbicara, bercerita, dan pemahaman Game, sangat diperlukan jika ingin mengemban peran ini.

Cara PBP Caster (Caster utama) bersinergi dengan Color Caster (Asisten Caster):

PBP Caster menanyakan pertanyaan sulit kepada Co-Caster untuk memberikan informasi yang baik kepada para penonton. Hal ini dapat dicontohkan sebagai berikut “Kenapa tim A melakukan X dan Y, atau bagaimana si B memberikan dampak ke permainan ini ke depannya?”.

  • Color Caster / C0-Caster

Color Caster adalah seorang asisten dari PBP Caster yang memberikan analisis profesional terhadap suatu kejadian yang terjadi dalam sebuah permainan. Ia harus bisa memberikan penjelasan seperti “Kenapa tim A bisa memenangkan team fight dengan mudah?”, “Kenapa tim B memprioritaskan bermain di area bawah?” dan lain-lain. Maka dari itu, pemahaman dan keahlian Game merupakan hal vital yang dibutuhkan seorang Color Caster.

Cara Color Caster (Asisten Caster) bersinergi dengan PBP Caster (Caster utama):

Color Caster harus mempunyai kemampuan memberikan transisi halus dengan baik. Transisi halus analisa Color Caster dan aksi yang dijelaskan oleh PBP Caster, dapat memberikan pengaruh terhadap pertandingan dari segi kejelasan tentang kejadian-kejadian di dalam Game.

  • Hybrid Caster

Hybrid Caster memiliki keahlian sebagai PBP Caster dan Color Caster di saat yang bersamaan. Peran ini bisa dilakukan jika PBP Caster sudah sangat nyaman dengan Color Caster agar transisi dari penjelasan Game ke analisa terjadi dengan halus dan tidak bertabrakan (miss komunikasi).

Tantangan terbesar dari peran ini adalah ketika mengarahkan energi terhadap alur permainan dan di saat bersamaan, harus melakukan transisi ke dalam analisis kejadian-kejadian yang ada.

A.K.A Montreal. Based on Bekasi and Jakarta. Have a huge interest in MOBA gaming and potential MOBA Analyst. Currently active as Arena of Valor player since it released.

Facebook Twitter LinkedIn Google+ YouTube  

Leave a Reply