3 Hal Inilah yang Membuat Yorn Dibenci di Tier Atas

3 Hal Inilah yang Membuat Yorn Dibenci di Tier Atas
Yorn Domba

Yorn adalah salah satu hero Archer yang sangat populer di tier bawah. Saking populernya, hero ini bahkan mendapat “gelar kehormatan” Baginda.

Sayangnya, kepopulerannya hanya berlaku pada tier bawah. Pada Ranked Match tier atas dan ranah kompetitif, batang hidung Yorn hampir tidak pernah terlihat. Sekalipun muncul, biasanya pemain yang memilihnya akan langsung menerima cacian.

Benarkah Yorn seburuk itu, dan mengapa ia begitu dibenci di tier atas? Inilah tiga alasannya.

1. Makan Waktu Lama untuk Scaling


Yorn

Seperti Archer pada umumnya, Yorn diharapkan dapat menjadi Carry yang dapat membawa timnya menuju kemenangan. Masalahnya, Yorn sangat bergantung pada banyak item untuk bisa efektif. Jika ia tidak mendapatkan Farm yang cukup sejak awal permainan, Yorn hampir tidak bisa memberikan dampak pada tim lawan.

Pada tier atas, permainan akan berlangsung cepat dan agresif. Karena ketergantungannya pada item, Yorn tidak akan bisa ikut serta pada team fight yang akan terjadi di Early Game pada tier ini. Singkatnya, Challenger tier atas lebih memilih Archer yang dapat berkontribusi di team fight sejak awal game.

2. Tidak Memiliki Escape Tool


Po Po Yorn

Seperti kebanyakan hero Archer, Yorn sangat rentan mati jika di-Gank atau menjadi fokus dalam team fight. Bedanya, beberapa Archer memiliki Escape Tool seperti Dash, Blink, atau penambah mobilitas untuk menyelamatkan diri.

Skill Set Yorn tidak memiliki Escape Tool. Satu-satunya yang bisa ia lakukan saat terkena Gank adalah bergantung pada Stun 0.75 detik dari Explosive Arrow (1) yang terbilang sulit mengenai musuh. Pick Yorn tanpa tim yang kompak memiliki resiko yang sangat besar.

3. Channeling Fierce Shot (Pasif)


Midnight Yorn

Fierce Shot adalah skill pasif yang menyakitkan dan berpotensi Scaling dengan baik. Namun, waktu Channeling dari skill ini sangat mengganggu karena Yorn akan terdiam sesaat untuk menembakkan rentetan panah apinya. Waktu “sesaat” tersebut dapat dimanfaatkan oleh Assassin musuh untuk muncul tiba-tiba dan menghabisi Yorn.

Bergerak saat Channeling sama saja dengan menyia-nyiakan potensi Yorn, membuatnya jauh lebih lemah dibandingkan Archer lain. Kelemahan ini sangat membatasi ruang gerak dan menyerang Yorn, tidak seperti Archer lainnya.

==

Itulah beberapa kendala yang dialami Yorn di Ranked Match tier atas. Apakah ini artinya Sang Baginda adalah Archer yang buruk? Belum tentu. Yorn tetap dapat dijadikan “Power Pick” di tier rendah dimana ia dapat Farm dan menyerang dengan bebas.

Sisi positif yang lain, ia juga salah satu Archer yang paling cepat dalam hal Push dan meratakan Tower. Hanya saja, sampai kelemahan-kelemahan tersebut dapat dibenahi, sepertinya kita tidak akan melihatnya muncul di Ranked Match tier atas atau turnamen.

Cry

Strength and Solitude are Side by Side

Leave a Reply